Jonard's Diary

Suka {filsafat, ngoprek dan berkomentar}

Tampilkan postingan dengan label Kisah nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah nyata. Tampilkan semua postingan

Obat Patah Hati paling Manjur untuk Laki-laki

Ok guys, saya ingin berbagi pengalaman saya. Ketika Anda memiliki patah hati / soal asmara tentunya hal ini akan mengganggu pikiran kita. Khususnya bagi laki-laki... kita akan pertama kali mengalami rasa tidak percaya diri. Penolakan dari kaum hawa selalu membawa kita pada perasaan seperti itu. Ada sesuatu yang kurang dari diri kita sehingga kita ditolak, entah itu dari aspek fisik, ekonomi ataupun faktor psikologi lain.

Saya pribadi percaya dengan hukum aksi dan reaksi. Bahkan kita menjadi pasif pun juga terhitung sebagai aksi. Ketika kita didera dengan rasa tidak percaya diri itu kita harus membentuk aksi yang kuat, tentunya kata-kata ini lebih mudah daripada aksinya. Sayapun membutuhkan waktu untuk rehat (secara asmara) selama kurang lebih 1 tahun. Dan dalam waktu itu saya terkadang penasaran dan mengintip bagaimana kisah para sohib saya menaklukan kekasih mereka.

Beberapa obat yang TIDAK MANJUR bagi patah hati juga mereka lalui:
  1. Menjadi misogyny (pembenci wanita), bukan berarti lantas menjadi homoseksual. Laki-laki golongan ini biasanya menurunkan disposisi wanita hanya menjadi alat pemuas kebutuhan saja dan bukan sebagai rumah mereka. Wanita dianggap sebagai bukan calon pasangan, tapi sebagai calon budak saja. Hal ini dikarenakan mereka sangat sakit hatinya.
  2. Mencari pacar baru (tanpa ada jeda/ reset hati), cari pacar baru ini yang saya maksud adalah 'pacar sebagai wajah' sebagai pembuktian pada lingkaran sepermainan bahwa 'saya ini juga adalah laki-laki yang bisa menaklukan'. Dalam konteks sebelumnya merasakan sakit hati, kelemahan dari obat ini adalah proposisi terhadap wanita sebelumnya belum terhapus / belum dipahami dengan sempurna. Pacar baru ketika baru sekali melakukan kesalahan, akan diperlakukan seperti pacar lama yang sudah melakukan kesalahan itu berkali-kali. Pasangan baru seharusnya dimulai dengan lembaran baru, namun karena emosi ini belum 'terdamaikan' maka dianggap sebagai lembaran lama
Saya menawarkan sebuah solusi yaitu dengan membaca, ya dengan membaca. Saya pernah membaca sebuah penulis yang mengandaikan bahwa 'dengan membaca kita akan menjadi 1 dengan protagonis, kita bisa mengambil pengalaman protagonis tersebut sebagai pengalaman kita sendiri. Dengan membaca kita seolah berinkarnasi berkali-kali - sebanyak apapun buku yang kita baca.' Buku bacaan pun juga tidak saya batasi, namun bagi saya sendiri yang sudah berumur 25an lebih saya lebih suka membaca topik yang mature. Beberapa topik yang saya baca yang kemudian bisa 'menyembuhkan' saya adalah: 
  1. Ancient Strengthening Tehnique, bisa baca di wuxiaworld atau di lnmtl.com (sudah tamat)
  2. Nozoki Ana, bisa baca di sini. (gunakan vpn apabila diblock)
Sebenernya saya baca banyak comic mature ya, tapi yang lebih cocok adalah 2 cerita tersebut. Mengapa saya pilih 2 cerita tersebut? 
  • Faith in humanity restored! Ini yang paling penting, ketika Anda patah hati sebenernya yang terjadi adalah Iman Anda dipatahkan. Anda sudah melakukan segala yang baik, mengikuti kaidah hukum aksi - reaksi, berkorban banyak, tapi akhirnya ternyata tidak jadi. Judul 1 ceritanya tentang hal positif 80%, sedang cerita 2 adalah tentang tragedi. Anda akan paham dan bahwa cewek yang Anda kejar adalah tidak baik.
  • Harem! Harem ini memang tidak berlaku pada jaman ini, tapi untuk sebuah novel asmara apabila tidak harem maka kita (sebagai laki-laki) akan minim sekali mendapatkan ilmu untuk memperlakukan wanita dengan baik/ memahami berbagai jutaan karakter wanita. Dengan adanya kisah harem kita akan tahu berbagai plot antara laki dan wanita.
  • Hingga menjadi Bapak! Hal ini adalah pentingnya baca novel nomor 1, kita tidak hanya berhenti sampai pacaran. Tentang bagaimana kita sebagai orang tua kepada anak juga digambarkan dengan jelas pada novel nomor 1 ini. 
  • Hiburan! Ketika kita membaca novel ini, pikiran kita akan teralihkan dari 'sakit hati yang menghantui'. Apalagi bagi orang terlalu mikir, orang macam ini seperti sapi yang habis mengunyah rumput - masuk perut - dikunyah lagi. Patah hati pada laki-laki jenis ini sulit sekali disembuhkan tapi bukan tidak mungkin. Seharusnya patah hati itu berhenti (ditelan habis) dan menjadi norming bagi kita untuk bergerak ke arah yang baru.
Demikian adalah sharing saya tentang patah hati. Sekian.

Berita Hoax 101 | Penawaran Solusi


Saya sebenernya jujur adalah orang yang serius tapi dibalik itu sebenernya suka bercanda. Tapi untuk temen-temen bercanda bahwa 'kamu ini kurang piknik' untuk ketika saya share tentang berita yang (kemungkinan besar) bisa mengubah hidup mereka itu bener-bener hal yang apatis menurut saya. Ojok nemen-nemen ta rekk... Silahkan dibaca, semoga tulisan ini bisa bersifat universal.

Mau dan membaca, perubahan terkecil yang utama

Dalam kisah hidup saya, pergumulan dengan skripsi sudah bukan pertanyaan yang tidak diketahui teman-teman saya. Bully dari mana-mana menyeruduk saya di berbagai sisi, tak ayal bagai raksasa kurawa, self-denial pun akhirnya muncul, menguasai dan menutup potensi pengembangan diri saya. Namun sekalipun, saya akui sekarang, bahwa semua proses itu tidak merugikan saya sedikitpun, dalam masa 'pencaharian diri' itu, saya mulai belajar membaca dan mendengar berbagai buku baik tulisan/audio tentang pengembangan diri, sampai akhirnya Puji Tuhan dengan bantuan teman-teman, kemarin pada tanggal 13-februari-2015 akhirnya sidang juga.

Saya akui, menutup diri / self-denial itu bener-bener mematikan. Ibarat kita sedang terikat dan ada di dalam sebuah lubang di tengah hutan, yang di atasnya tertutup oleh kayu-kayu dan terkamuflase oleh daun. Kita yang menutup diri dan menjauh dari kenyataan sebenarnya secara paradox membutuhkan orang lain untuk membuka penutup kamuflase itu dan melepaskan ikatan kita. Orang lain bisa secara langsung (bertemu fisik) atau bertemu dengan rupa tulisannya.

Just do it (mengatasi kegelisahan kronis)

Kegelisahan adalah adalah persepsi yang kita dapatkan ketika ada beberapa hal yang terjadi, seperti:
  • Sesuatu yang sebetulnya sudah selesai tapi belum kita selesaikan
  • Ada nuansa disparitas ekstrim antara harapan dan kenyataan yang seolah kita tidak bisa kerjakan dalam waktu cepat

Review Nazarudin Demokrat

Berbicara mengenai politik dan seluk beluk korupsi di Indonesia memang seolah tidak pernah usang. Tanpa disadari terjadi fenomena negara yaitu terkuaknya kasus korupsi satu persatu. Entah melalui suatu sumber koruptor ataupun masyarakat tokoh yang mengetahui, tetapi yang pasti kasus ini selalu mengisi media masa seakan menjadi snack bagi masyarakat di Indonesia.

Kontra emosi: gelap mata

Cukup sulit untuk melafalkan pada judul blog post ini tentang bagaimana emosi saya sekarang ini, sekilas terlihat memang berupa sesuatu yang meluap-luap. Awalnya emosi ini bukan karena sesuatu yang dikenai kepada saya secara langsung, tetapi karena suatu berita yang ada di suatu surat kabar pagi ini. Berita itu mengenai pembunuhan, secara garis besar yang saya baca adalah sebagai berikut

Cerita Tambal ban Tambak Wedi

Dalam kehidupan ini kadang banyak orang yang membingungkan kehidupannya. Tetapi demikian ada pepatah orang sukses adalah orang yang menyukseskan orang lain, kalau gitu kita suksesnya kapan dan di mana? Hari ini Puji Tuhan saya berkontemplasi dan menyimpulkan (dari sudut pandang sempit saya) bahwa ketika kita berpikir menyukseskan orang lain, kita juga

Outsourcing Telkom

Oldman Cinema

Kisah nyata sih, tapi q usahakan menutupi beberapa bagiannya.
Seumuran SMP saya mempunyai seorang kenalan, anggap saja Mr. X, dia sudah berumur kira-kira 50 lebih. Tapi dia suka bergaul dengan orang yang lebih muda, "Bisa membagi kebijaksanaan" katanya.